Project Base Learning

UPAYA PENINGKATAN BELAJAR DARI RUMAH MELALUI PROJECTS BASED LEARNING
DI SMP Negeri 3 KRIAN

Tim Kurikulum SMP Negeri 3 Krian telah merancang pembelajaran untuk tahun ajaran 2021/2022, pembelajaran akan dilaksanakan dengan sistem pembelajaran berbasis projek. Pembelajaran Berbasis Projek atau Project Based Learning (PjBL) merupakan pendekatan pengajaran yang dibangun di atas kegiatan pembelajaran dan tugas nyata yang memberikan tantangan bagi peserta didik yang terkait dengan kehidupan sehari-hari untuk dipecahkan secara berkelompok. Karakteristik model Project-based Learning diantaranya yaitu peserta didik dihadapkan pada permasalahan konkret, mencari solusi, dan mengerjakan projek dalam tim untuk mengatasi masalah tersebut. Keterampilan yang ditumbukan dalam PjBl diantaranya keterampilan komunikasi dan presentasi, keterampilan manajemen organisasi dan waktu, keterampilan penelitian dan penyelidikan, keterampilan penilaian diri dan refleksi, partisipasi kelompok dan kepemimpinan, dan pemikiran kritis.

Dampak PjBL itu yaitu :

  1. Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.
  2. Lebih bermakna.
  3. Meningkatkan rasa keingintahuan yang tinggi bagi siswa.
  4. Membangun critical thinking pada diri siswa.
  5. Kolaboratif

Menurut Peraturan Pemerintah nomor 57 tahun 2021 pada pasal 12 disebutkan proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakasa, kreativitas, dan kemandirian sesuai bakat, minat dan pengembangan fisik serta psikologis peserta didik. Hal tersebut menyangkut tentang standar proses dari satuan pendidikan di Indonesia dengan kurikulum 2013 yang disempurnakan, yang menekankan proses pembelajaran berpusat pada pengembangan karakter dan keaktifan peserta didik dalam sebuah proses pembelajaran, mengusung konsep “Merdeka Belajar”.

Sistem pembelajaran berbasis projek akan diterapkan dengan berkolaborasi antar mata pelajaran,  pada jenjang kelas VII hingga kelas IX. Kelas VII diberikan projek menanam tanaman obat keluarga (Toga), kelas VIII diberikan projek menanam sayuran, dan kelas IX diberikan projek budidaya ikan lele atau nila. Projek akan dilaksanakan secara berkelompok, masing-masing kelompok beranggotakan 4 s.d 6 peserta didik. Berbagai projek ini juga bertujuan untuk mengembangkan life skill dan menstimulus rasa cinta lingkungan yang dimiliki oleh peserta didik. Projek akan dilaksanakan selama satu semester, dilaksanakan di rumah peserta didik dikarenakan keadaan pandemi covid-19 saat ini.

Tahapan-tahapan Pembelajaran Berbasis Projek adalah Pengenalan Masalah (Open Mind), Penyusunan Rancangan Projek, Penyusunan Rencana Kerja, Pelaksanaan dan monitoring, serta evaluasi dan refleksi. Tahapan-tahapan ini terintegrasi di berbagai matapelajaran, seperti : PPKn, Prakarya, IPA, TIK, Pend. Agama,  IPS, Matematika, Bahasa, dan PJOK. Beberapa mapel tersebut memiliki kompetensi dasar yang tercantun dalam tahapan Pembelajaran Berbasis Projek. Guru bertindak sebagai fasilitator, mendampingi, serta memberikan arahan dan motivasi bagi peserta didik dalam pelaksanaan proyek-proyek tersebut, khususnya saat mereka mengalami kesulitan.

Pembelajaran berbasus projek merupakan konsep belajar yang melatih belajar anak secara ilmiah dan sesuai dengan kehidupan nyata. Artinya belajar akan lebih bermakna jika anak “bekerja” dan “mengalami” sendiri apa yang dipelajarinya, bukan sekedar “mengetahuinya”. Pembelajaran tidak hanya sekedar kegiatan mentransfer pengetahuan dari guru kepada siswa, tetapi bagaimana siswa mampu memaknai apa yang dipelajari itu. Oleh karena itu, strategi pembelajaran lebih utama dari sekedar hasil. Mereka menyadari bahwa apa yang dipelajari akan berguna bagi hidupnya kelak. Siswa benar-benar mengalami dan menemukan sendiri apa yang dipelajari sebagai hasil rekonstruksi sendiri. Dengan demikian, siswa akan lebih produktif dan inovatif. Bukankah Pembelajaran Berbasis Projek akan mendorong ke arah belajar yang  aktif, kreatif, inovatif, tanggung jawab dan mandiri bukan.??

 

# sukses pembelajaran berbasis proyek

# sukses merdeka belajar

# sukses visi, misi sekolah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalender SMPN 3 Krian